Press ESC to close

Menyantap Roti Sidodadi yang Melegenda di Kota Bandung

  • May 4, 2019

DEJABAR.ID, BANDUNG-Kota Bandung juga merupakan kota surganya para pecinta kuliner. Mulai dari makanan gurih, pedas, manis dan asin pun ada.
Tak afdol rasanya jika bermain ke Kota Bandung tidak singgah untuk sekadar mencicipi roti legendaris yang rasanya tidak kalah jauh enaknya dibanding roti atau makanan yang sedang hits sekarang.
Roti Sidodi ini terletak di Jalan Otista, No. 255. Berdasarkan pantauan reporter Dejabar, dari luar toko ini tampak biasa aja. Tapi ketika masuk ke dalam, mata langsung tertuju dengan beberapa roti hangat yang dihidangkan bersama dengan harga-harganya.
Roti ini masih tetap eksis di zaman sekarang. Terbukti dengan banyaknya jumlah para pembeli yang bahkan rela untuk mengantri.
Dea Safitri mahasiswa dari Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan Bandung mengakui sangat suka dengan roti ini. Tak jarang jika lewat dari Jalan Otista akan singgah membelinya.
“Suka banget, lembut soalnya. Paling penting sih murah,” ujarnya sambil tertawa kepada reporter Dejabar saat ditemui di toko roti Sidodadi, Sabtu(4/5/2019).
Roti yang dihidangkan berbagai macam jenis rasa. Seperti coklat, susu, keju, jagung, strawberry, kacang coklat hingga smooke beef.
Harga jangan ditanya, yang pasti murah meriah. Untuk satuannya dibanderol dengan harga Rp3.400-Rp4.500 dan untuk ukuran besarnya dibanderol dengan harga Rp11.000-Rp19.000.
Ada yang menjadi salah satu keunikannya yaitu roti ini akan dipanggang menggunakan bahan alami alias arang. Jadi kebayang kan aroma yang muncul saat dipanggang.
“Apalagi kalau masih hangat, duhh makin enak pokoknya,” lanjutnya.
Selain cara memanggangnya yang teramat unik, packagingnya juga sangat lucu. Roti ini dibungkus dengan kemasaan yang gambarnya juga terkesan sudah lama.
Pada bagian atas gambar terdapat tulisan nama tokoh roti dan alamatnya. Lalu tertera bahan baku dan nomor perizinan. Yang menjadi on pointnya adalah mata akan tertuju pada tulisan “Buanglah Sampah Pada Tempatnya”.
Dea juga mengakui mulai dari kecil orangtuanya sangat sering membeli roti ini bahkan ada salah satu keluarganya yang sengaja menitip roti sidodadi ini bila sedang mudik lebaran.
“Udah lama banget sih roti ini mulai aku kecil. Keluarga juga dulu suka banget sama roti ini,” tutupnya.(Eca)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *