Press ESC to close

Miris! Siswa SDN 2 Karangpawitan Belajar di Lorong Kelas

  • January 22, 2019

DEJABAR.ID.PANGANDARAN-Pemerintah Kabupaten Pangandaran menerapkan progam Pendidikan Pangandaran Hebat, namun  ironis ketika program Pendidikan Pangandaran Hebat diterapkan ternyata masih ada sekolah yang rusak dan memprihatinkan salah satunya adalah Sekolah Dasar Negri 2 Karangpawitan yang berada di lingkungan UPT  Pendidikan Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Jawa Barat.
Kepala SDN 2 Karangpawitan, Sukardi mengatakan, bangunan sekolahnya tersebut berdiri di atas tanah hak guna pakai milik Desa Karangpawitan seluas 1.035 meter persegi. Sedangkan jumlah murid dari kelas satu hingga kelas enam sebanyak 97 siswa.
“Namun dari enam kelas dengan jumlah murid tersebut sebanyak sebelas orang yakni kelas dua mesti belajar di luar atau lorong, menginggat ruang  kelas untuk kegiatan belajar mengajar kurang,” ujarnya kepada Dejabar.id, Selasa (22/01/2019).
Sukardi menyebutkan seluruh ruangan kelas yang ada saat ini dalam kondisi memprihatinkan alias rusak baik langit-langit maupun tembok bangunannya.
“Sekolah ini di bangun sejak tahun 2004 sewaktu masih jaman Kabupaten Ciamis, itu pun hanya dua lokal saja dan sejak tahun 2004 sampai sekarang belum pernah dilakukan perbaikan atau  rehab lagi,” paparnya.
“Kondisi bangunan sudah kami laporkan kepihak Dinas Pendidikan dan berharap tahun ini bisa mendapatkan bantuan rehab dan tambahan ruang kelas baru,” aku Sukardi
Sementara itu, salah seorang murid kelas dua, Aprilia mengaku dirinya tidak nyaman belajar di lorong sekolah, selain gelap juga sangat gaduh dari luar jika kelas lain sedang berolah raga.
“Terlebih lagi jika musim penghujan tiba selalu kebasahan,” keluhnya.
Aprilia memaparkan jika hujan mesti menunggu kelas satu selesai belajar setelah itu baru kita bisa belajar di ruangan bekas kelas satu.
“Kalau musim hujan kami harus bergantian belajar dengan kelas satu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Padaherang, Endang Mulyono  saat dihubungi membenarkan bahwa bangunan SDN 2 Karangpawitan dalam kondisi rusak.
“Semua ruangan mengalami  rusak menginggat sekolah tersebut sudah terlalu lama tidak di renovasi,” bebernya.
Endang menambahkan bahwa keberadaan sekolah yang rusak di Padaherang semuanya sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran.
“Sebanyak 18 SD yang kondisinya rusak semoga saja kita cepat mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah agar para siswa-siswi nantinya bisa belajar dengan nyaman jika ruangan kelasnya bagus dan kokoh,” tutupnya.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *