Paguyuban Pasundan Siap Produksi Massal Obat Covid-19, TB Hasanuddin : Ini Baru Tahap Uji Coba Laboratorium


JAKARTA, dejabar.id – Paguyuban Pasundan ternyata telah berhasil mengembangkan obat covid-19 yang berasal dari asap cair batok tempurung kelapa yang sudah melewati penyulingan dan kondensasi (Grade 1).

Obat ini serupa dengan penemuan warga asal Situbondo, Irsan Surya Imana yang sempat viral pada pertengahan 2020 lalu.

“Produk serupa yang ditemukan petani Situbondo ini ternyata telah dikembangkan juga oleh Paguyuban Pasundan pada 2015 lalu. Walaupun saat itu tujuannya untuk keperluan lain, bukan untuk obat corona,” kata Pangaping Paguyuban Pasundan TB Hasanuddin saat dikonfirmasi, Senin (11/11).

Hasanuddin mengatakan, awal produk diinisiasi oleh petani binaan Paguyuban Pasundan cabang Subang.

Ia menambahkan, ada 3 produk yang dihasilkan yakni Great A untuk limbah menghilangkan bau dan pengolah karet mentah supaya cepat kering.

“Kemudian Great B diolah untuk tanaman supaya subur bebas dari hama dan Great C digunakan untuk pengawet makanan, pengganti boraks,” tuturnya.

Menurut Hasanuddin, saat ini baru dilakukan tahap uji laboratorium kandungan saja.

“Andaikan produk ini ada kesamaan untuk pengobatan corona, maka Paguyuban Pasundan siap melakukan produk massal dengan melibatkan para petani dan UKM,” tandasnya.

Obat covid-19 yang diolah oleh petani Situbondo pernah diuji coba ke pasien positif Corona. Hasil uji coba itu ternyata mampu menyembuhkan pasien tersebut.

Selain menyembuhkan Virus Covid-19, Irsan juga mengatakan, Asap Cair Tempurung Kelapa dengan Grade satu ini juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit, seperti, Bronkitis, Flu, Batuk, Kusta, Amandel, Kanker Payudara, Diabetes, Stroke, Kolesterol, asam urat, asam lambung.

“Ini bukan untuk Covid-19 saja. Bisa juga buat bronkhitis dan penyakit lainnya, obat ini sudah dipraktikkan selama 30 tahun, ini obat dari ramuan nenek moyang kita,” kata Irsan beberapa waktu lalu. (*)