Palsukan Tandatangan, WNA Korsel Ditahan Polisi


Polres Ciamis (foto:ist)

CIAMIS,- Seorang warga negara Korea Selatan berinisial YJH alias Mr.Y resmi ditahan Polres Ciamis, Rabu (18/11). Mr Y terpaksa harus merasakan dinginnya sel prodeo lantaran dituding memalsukan tandatangan.

Kuasa Hukum pelapor, M Ijudin Rahmat, mengapresiasi kinerja penyidik Polres Ciamis sejak dibuatnya laporan polisi pada Februari 2020 lalu.

“Alhamdulillah dengan ditetapkan Mr Y sebagai tersangka dan ditahan, membuat kasus ini terang benderang. Kami sangat menghormati proses hukum sampai dengan putusan pengadilan. Terimakasih untuk jajaran Polres Ciamis,” kata Ijudin melalui sambungan telepon, Rabu (18/11).

Pihaknya, kata Ijudin, juga telah melaporkan kasus pidana lain yang diduga dilakukan oleh Mr.Y yakni terkait pemalsuan tanda tangan surat Perjanjian Kontrak Tanah yang di gunakan pabrik PT SND Global Cocopeat juga pelanggaran pasal 372/378 KUHP.

Selain itu, dalam sidang di PN Ciamis terkait kasus pelanggaran undang-undang memasuki pekarangan rumah milik yang lain, Mr Y divonis hukuman percobaan 3 bulan.

“Dalam sidang tersebut faktanya surat kontrak tanah yang di buat oleh Mr. Y dan pemilik tanah ternyata dipalsukan tandatangannya dan itu sedang dalam proses,” ujar pengacara LBH Manggala ini.

Ijudin juga mengapresiasi Polres Ciamis yang langsung melakukan penahanan terhadap tersangka. Karena, imbuh dia, jika tersangka tidak ditahan pihaknya tidak tahu pertimbangan hukum apa yang menjadi dasar, karena pada faktanya tersangka Mr.Y telah divonis pengadilan dengan hukuman pidana percobaan

Tak hanya itu, kata Ijudin, masih ada lagi laporan polisi yang saat ini sedang proses penyelidikan di Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya

“Seharusnya tersangka tidak lagi melakukan tindak pidana. Kami apresiasi Polres Ciamis cukup profesional guna menciptakan rasa keadilan bagi semua pihak,” tandasnya.

Sementara itu Mr Lee Jin U, warga negara Korea Selatan yang menjadi pelapor juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Ciamis. Ia mengaku lega, karena kasus yang dilaporkan sejak tahun 2018 akhirnya membuahkan hasil dengan diditahan nya seorang tersangka ,

“Terima kasih polisi Indonesia dalam hal ini Polres Ciamis. Saya sempat stress karena laporan sempat berlarut-larut seakan tiada hasil tapi akhirnya saya puas dengan kinerja penyidik sehingga saya mendapat keadilan,” pungkas dia. [mae]