Pangandaran Gelar Zikir Kebangsaan Bersama Ustaz Solmed

Bagikan berita ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Kementerian Agama memperingati Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-73. Dalam rangkaian peringatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menggelar zikir kebangsaan di Islamic Center Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (10/01/2019).

Dzikir Kebangsaan dengan tema ”Menjaga Kebersamaan Umat” ini diikuti keluarga besar ASN Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Kepala Kemenag, Cece Hidayat, Ketua MUI Pangandaran, Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari,Asda I, Ketua NU, Kepala KUA, Penyuluh Agama, Danramil Cijulang, Kapolsek dan para Kepala SKPD. Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ustadz Sholeh Mahmoed Nasution atau yang kita kenal dengan Ustaz Solmed.

Dalam sambutannya, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran, Cece Hidayat  menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara dzikir kebangsaan dengan tema menjaga kebersamaan dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementrian Agama RI ke-73 dan Milad ke-3 Kemenag Pangandaran bersama ustad Sholeh Mahmoed Nasurion (Ustaz Solmed).

“Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan kebersamaan berbangsa dan bernegara sesuai dengan pancasila dan undang-undang dasar negara tahun 1945,” kata Cece diawal sambutan.

Sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan kegiatan ini, kata Cece, dirinya mengajak kepada seluruh umat islam untuk bisa menjaga dan saling menghormati sesama umat yang ada di negara kita yang bhineka.

“Dan harus mampu menunjukan nilai-nilai kebangsaan yang mumpuni.
Kementrian Agama hadir untuk memberikan pembinaan penyuluhan bidang agama dan keagamaan. Dan dapat memberikan pelayanan supaya masyarakat semakin cinta kepada agamanya, Pemimpinnya,” paparnya.

Selain itu, kata dia, bahwa Kementrian Agama hadir untuk merekatkan umat wabil khusus masyarakat Kabupaten Pangandaran.

“Melalui dengan Dzikir semoga Allah menurunkan rakhmatnya kepada kita. Dan peringatan bagi umat islam di Pangandaran bahwa tahun ini begitu banyak dan mudah yang menyebar berita bohong (hoax-red) maka dengan dzikir kebangsaan ini diharapkan meningkatkan rasa cinta tanah air dan mampu melawan Hoax,” tegas Cece.

Sementara itu, Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari mengatakan dengan berdirinya Kementrian Agama itu untuk menjaga dan memelihara sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan agar semakin meningkat, selain itu agar tetap dan terus terjaga kerukunan beragama.

“Sejalan dengan tema, yakni menjaga kebersamaan umat”. Saya mengajak seluruh jajaran Kementrian Agama mari menebarkan energi kebersamaan merawat kerukunan dan menempatkan diri diatas kepentingan kelompok dan kepentingan golongan,” ajak Adang.

Selain kepada ASN di Kemenag, Adang juga mengajak kepada seluruh masyarakat Pangandaran untuk selalu menjaga kebersamaan.

“Hindari ujaran perilaku dan sikap yang bisa menimbulkan luka sesama saudara,” sarannya.

Adang menegaskan, untuk seluruh jajaran Kementrian Agama harus menjadi perangkai, penjalin, perajut tenun kebangsaan kita yang bhineka.

“Harus menjadi teladan menunjukan kinerja yang baik kepemimpinan yang amanah dan memberikan kemudahan kepada masyarakat luas untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas,” pungkasnya.(dry)

Related posts

Leave a Comment