DEJABAR.ID, CIREBON-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat melalui Samsat Ciledug Kabupaten Cirebon mencatat, jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor di Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, sebanyak lebih dari 9.800-an kendaraan roda dua. Angka tersebut membuat Kecamatan Astanajapura menempati rangking 1 penunggak pajak kendaraan bermotor di wilayah Cirebon Timur.
Menurut Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Bapenda, Wawan Gunawan, Kecamatan Astanajapura sudah 3 tahun berturut-turut mempertahankan gelar peringkat satu dalam hal penunggak pajak kendaraan bermotor. Tentu gelar ini kurang baik bagi yang menyandangnya.
“Sudah 3 tahun berturut-turut Kecamatan Astanajapura mempertahankan gelar penunggak pajak kendaraan bermotor tertinggi,” jelasnya saat ditemui awak media di sela razia gabungan KTMDU di Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Rabu (27/2/2019).
Wawan melanjutkan, operasi KTMDU yang melibatkan Satlantas Polres Cirebon, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, dan POM TNI Wilayah 3 Cirebon ini, sengaja dilaksanakan di wilayah Kecamatan Astanajapura, agar memudahkan masyarakat setempat dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor.
“Operasi ini dilakukan empat hari berturut-turut dari Senin kemarin hingga Kamis besok. Kegiatan intensifikasi pajak kendaraan bermotor program Bapenda Jabar ini juga dilaksanakan di 34 P3D (Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah) per Samsat, diantaranya di Ciledug,” tuturnya.
Dengan banyaknya penunggak pajak kendaraan bermotor, lanjut Wawan, pihaknya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar menaati kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Karena, hasil dari pendapatan pajak akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan.
Kemudian, tambahnya, pihak Bapenda Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan operasi KTMDU ini setiap tiga bulan sekali, untuk mengejar target pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Kami memiliki target sebesar Rp50 milyar dari sektor pajak kendaran. Menurut, kami lakukan operasi KTMDU setiap tiga bulan sekali,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply