Pasca Banjir, Puluhan Hektar Sawah di Majalengka Gagal Panen


Dejabar.id, Majalengka – Sekitar 40 hektar tanaman padi di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, diprediksi akan gagal panen akibat terendam banjir. Bahkan kerugian petani akibat kegagalan panen padi tersebut, ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hal tersebut, diungkapkan Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah, pada saat monitoring aliran Sungai Cilutung, di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Majalengka, pasca meluap yang mengakibatkan banjir di area pesawahan tersebut, Selasa (11/2/2020).

Menurut Dandim, banjir tersebut diakibatkan intensitas hujan tinggi, pada Senin (10/2/2020) yang mengakibatkan luapan air Sungai Cilutung hingga mengakibatkan banjir di area pesawahan dan pemukiman warga.

“Total sawah yang terdampak seluas 40 hektar dengan kerugian petani diperkirakan mencapai Rp 1.5 miliyar. Sedangkan, dampak yang ditimbulkan
Padi varietas inpari 42 dengan
Umur tanam 15-30 HST,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, bahwa ketinggian banjir sekitar 30 centimeter hingga 1 meter tersebut, tak hanya menggenangi area pesawahan. Namun, ada juga sejumlah rumah yang ikut terdampak pada banjir tersebut.

“Tindakan yang kita lakukan saat ini, yaitu, akan segera berkordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan darurat agar luapan air Sungai Cilutung tidak langsung ke pemukiman dan pesawahan,” jelasnya.

Tak hanya itu, ditambahkan Dandim, bahwa untuk prioritas sekarang ini juga agar melakukan pengerukan Sungai Cilutung, sepanjang 4000 meter, supaya aliran Sungai Cilutung menuju Sungai Cibodas tidak terhambat.

“Kami himbau kepada warga masyarakat Majalengka, agar tetap wasada segala bentuk bencana alam pada musim penghujan tahun ini,” himbaunya. (jja)