DEJABAR.ID, CIREBON – Sehari setelah rotasi-mutasi jabatan direktur utama (Dirut), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon kedatangan 2 orang tim surveior akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis (18/7/2019) kemarin.
Tim Surveior Akreditasi yang dipimpin oleh Agoes Oerip Poerwoko dan Nana Hoemar Dewi tersebut, melakukan survei ulang akreditasi di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.
Menurut Bunadi selaku direktur utama yang lama RSUD Gunung Jati, kedatangan tim surveior akreditasi ke RSUD Gunung Jati tersebut untuk melakukan penilaian, bagaimana kemajuan di rumah sakit selama ini di bawah kepemimpinannya.
“Besar harapan pihak RSUD Gunung Jati menjadi rumah sakit yang mendapat grade A atau dengan bintang 5,” jelasnya yang jabatannya kini digantikan oleh Ismail Jamaludin, Jumat (19/7/2019).
Bunadi pun menepis isu bahwa dirinya dirotasi secara mendadak dan senyap karena ada faktor kedekatan dengan Wakil Walikota. Dirinya pun mengaku bisa menerima mutasi yang dilakukan oleh Walikota Cirebon dengan lapang dada.
“Insya Allah ini jalan terbaik, semaunya ada waktunya. Mutasi yang baru terjadi semuanya sudah ditakdirkan dan harus dijalani dengan ikhlas,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply