DEJABAR.ID, SUBANG – Warga Subang harus menyiapkan diri untuk pergi ke Jepang karena ada peluang bagi kaum muda di Kabupaten Subang untuk bekerja di negeri Matahari Terbit ini.
Hal itu berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kusman Yuhana, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Subang.
“Kita sudah kerja sama dengan pihak ketiga yakni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dimana Ada kerja sama dengan perusahaan di Jepang kerjanya di restoran, dan ijazah minimalnya SMP dengan kuota sementara 200 orang di Jepang. Tentu saja kontrak kerja disana dengan durasi waktu untuk lima tahun,” ungkapnya.
Mengenai biaya administrasi passpor dan lainnya pihak Disnakertrans juga akan meminta bantuan pihak ketiga mencari solusi misalnya dengan Bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, apakah bisa atau tidak.
Terkait proses rekruitmen, Kusman mengatakan masih dalam perencanaan dan bisa saja melalui perwakilan dari setiap desa se- Kabupaten Subang.
”Kami juga mengupayakan agar para tenaga kerja yang dari kalangan tidak mampu bisa dibantu pemkab kalau bisa difasilitasi tdk mengeluarkan biaya,” Kata Kusman.
Selain bekerja di restoran, Manufacturing dan sektor lainnya menjadi rencana pada program berikutnya.
Kusman juga menambahkan, bukan hanya bekerja di sektor restoran saja “Pemkab Subang juga lagi merencanakan membuka lowongan kerja ke Jepang untuk tenaga medis dan perawat yang akan ditempatkan di beberapa rumah sakit di Jakarta,” ucapnya.
Kusman bahkan menyampaikan wacana pengiriman tenaga kerja tersebut berdasarkan kebutuhan para pencari kerja.
“Rekrutmen melihat data pencari kerja, dicatat dan didata dulu, kalau pak Bupati maunya para calon tenaga kerja ini dari kalangan tidak mampu melalui perwakilan desa dua orang perdesanya,” pungkasnya.(Ahy)
Leave a Reply