DEJABAR.ID, CIREBON – Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon memprediksikan puncak permohonan Kartu Kuning (A1) akan membludak di bulan Juni hingga Agustus 2019. Hal tersebut dikarenakan pada masa tersebut, berbarengan dengan kelulusan SMA/SMK sederajat dan perguruan tinggi. Sehingga, banyak yang melamar pekerjaan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon Agus Sukmanjaya, saat ditemui awak media di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon, Jumat (4/1/2019).
“Pemohon kartu kuning diprediksikan meningkat pada pertengahan tahun, yakni bulan Juni hingga Agustus 2019. Kalau awal tahun ini masih sepi,” jelasnya.
Agus menjelaskan, biasanya para pemohon kartu kuning mencapai ratusan orang, bahkan lebih. Mereka bahkan rela mengantre selama berjam-jam demi mendapatkan kartu kuning tersebut untuk memenuhi syarat lamaran kerja.
Menurut Agus, masih sepinya pemohon kartu kuning di awal-awal tahun, dikarenakan masih terbawa suasana liburan tahun baru. Sehingga, orang-orang masih senang untuk berlibur dahulu atau bersantai sebelum memulai bekerja. Selain itu, dari perusahaan-perusahaan pun lebih banyak evaluasi insternal di awal tahun ini. Sehingga, belum banyak yang membuka lowongan.
Kartu kuning ini, lanjut Agus, merupakan salah satu persyaratan yang ditetapkan oleh berbagai perusahaan untuk pelamar kerja. Artinya, perusahaan mempunyai tanggung jawab terkait pembaruan data pencari kerja dari dinas.
“Aktivitas awal tahun, lebih mempersiapkan program kerja untuk tahun 2019, karena kita masih menunggu anggaran yang bisa diserap,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply