Press ESC to close

Petani Rempah Subang Dapat Bimtek dari Balitro Bogor

  • April 15, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG – Untuk meningkatkan kemampuan dan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di 4 kawasan desa berbasis rempah, Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan bekerjasama dengan Balitro Bogor serta Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa, menggelar Bimtek tentang budidaya tanaman lada, di gelar di Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe Subang, Senin (15/4/2019), yang diikuti ratusan petani, dan pemuda.
Kepala Balitro Bogor Wiratno mengatakan, bimtek ini sebagai upaya dalam mengakselerasikan terbentuknya kawasan rempah di Kabupaten Subang.
“Bimtek ini, sebagai upaya kami dalam menyelaraskan kawasan rempah, dengan kesiapan SDM para petani,” ujar Wiratno kepada Wartawan di Subang, Senin (15/4/2019).
Selain itu kata Wiratno, bimtek ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah Pusat, dalam mendukung 4 kawasan desa berbasis rempah, sekaligus menjadikan Subang sebagai pusat benih rempah nasional.
“Para petani tidak perlu repot-repot datang ke Balitro Bogor, tetapi Balitro yang turun dan mendatangi para petani,” terangnya.
Sementara itu antusiasme masyarakat dari 4 kawasan desa berbasis rempah, yaitu desa Cikadu, Cirangkong, dan desa Bantarsari Kecamatan Cijambe, dan desa Cibalandongjaya Kecamatan Cibogo, terlihat begitu khusus dalam mengikuti bimtek tersebut, dengan pematari Peneliti Balitro Endang Hadipoenyanti, yang mengenalkan varietas tanaman lada dan pembenihan lada, dan pemateri lainnya oleh Agus Ruhnayat, terkait teknik budidaya lada.
“Jangan kaget jika nanti para petani lada di Subang, seperti para petani lada di Bangka, mereka membawa duit itu pakai kantong kresek, karena begitu banyaknya keuntungan dari lada yang begitu besar,” tandas Wiratno.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *