Posting Hasil Curian di Facebook, Satu Pelaku Dibekuk Polisi


DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Satuan Reserse Polres Majalengka, berhasil mengamankan satu orang tersangka yang terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan, pelaku diketahui berinisial AD (20) warga Kabupaten Ciamis, yang saat ini tinggal disekitar Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.
“Barang bukti yang kita amankan saat ini, berupa satu buah telepon genggam dan satu buah kalung emas seberat 3 gram,” kata kapolres, dalam siaran persnya di Majalengka, Kamis (21/2/2019).
Kapolres menjelaskan, kronologi penangkap terhadap pelaku bermula, ketika ada laporan bahwa pada 19 Febuari 2019, sekitar pukul 05.00 WIB di rumah korban yang terletak di sekitar Perum GRR, Blok D, Kelurahan Simpeureum, Kecamatan Cigasong, telah terjadi kasus pencurian.
Akibat kejadian tersebut, dua buah handphone dan satu buah tas perempuan yang berisi surat-surat penting serta kalung emas digondol maling.
“Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan kasus ini terungkap berawal dari postingan di media sosial dengan akun Facebook Budianto di Forum jual beli HP,” ungkapnya.
Kemudian kata dia, petugas pura-pura berminat dan mengajak ketemuan. Selanjutnya setelah di cek ternyata HP yang di posting tersebut adalah benar HP milik korban yang hilang akibat di curi tersebut.
“Anggota kami dari Polsek Cigasong dan diback up Sat Reskrim Polres Majalengka melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AD di daerah Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang dan tersangka langsung kita gelandang ke Mako Satreskrim Majalengka,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, tersangka mengaku kepada penyedik, bahwa dalam menjalankan operandinya pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela yang terletak di samping rumah dengan menggunakan obeng kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang tersebut.
Kalau berdasarkan pengakuan tersangka sendiri, lanjut dia, bahwa pelaku membobol rumah dalam waktu tiga jam berhasil membobol empat rumah sekaligus hanya dengan menggunakan obeng saja.
“Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sebesar Rp7.150.000 dan pelaku akan kami jerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun,” tandasnya.(jja)