DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Keadilan sosial sejatinya tidak memandang suku, ras, golongan dan agama, seperti tertuang dalam pedoman hidup masyarakat indonesia yakni sila kelima dalam pancasila, keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.
Namun keadilan tersebut tidak sepenuhnya malah jauh dari rakyat yang memang membutuhkannya. Di Kota Tasikmalaya, tepatnya di Bojong Kaum Tritura, dimana Rumah megah Wali Kota Tasikmalaya berdiri, masih ada tetangga rumahnya yang tidak mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.
Jangankan untuk mendapatkan bantuan sosial seperti PKH, BPNT atau bantuan sosial lainnya, untuk makan sehari-haripun masyarakat di sana memilih meminta ke daerah lain ketimbang kepada Wali Kota yang notabene masih tetangga mereka.
Untuk itu, demi menuntut keadilan kepada penguasa kota, ribuan warga Bojong Tritura langsung melabrak tempat kerja Wali Kota Tasikmalaya di Bale Kota Tasikmalaya. Mereka menuntut Budi Budiman segera memberikan hak warganya.
“Ini sebuah ketidakadilan bagi kami. Kami tinggal di daerah dimana rumah Wali Kota kami berdiri, tapi ketika ada bantuan sosial kami tidak pernah diperhatikan,” ungkap Wahyu, salah satu perwakilan warga ketika bertemu dengan Kadis Sosial, Kamis (21/02/2019).
Selain itu, ia menambahkan, setiap ada acara di rumah wali kota, yang diberdayakan bukan warga setempat malah orang luar. “Kami hanya jadi penonton saja,” tambahnya.
Sementara, Kadis Sosial Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi, mengatakan akan memfasilitasi semua tuntutan warga tersebut. “Ya kasihan juga, kami hanya bisa memfasilitasi, mudah-mudahan diberikan bantuannya,” jelasnya singkat.(Ian)
Leave a Reply