Press ESC to close

Salut! Kades Kertajaya Kembangkan daerahnya Jadi Sentra Produksi Bacang se-Garut

  • January 10, 2019

DEJABAR.ID, GARUT-Sadar akan potensi yang dimiliki desanya yakni menjadi daerah produksi bacang se-Garut, Kepala Desa Kertajaya, Cecep Kusniansah, memanfaatkan lahan tanah kas Desa (carik) di tanami budi daya daun pisang yang di kelola oleh BUMDes, yang mana daunnya untuk produksi bacang dan pisangnya untuk pengolahan keripik yang ada di Wilayah Desa Kertajaya.
Hal tersebut guna menutupi kebutuhan daun pisang pembungkus bacang yang masih kurang. “Bacang ini adalah sumber ekonomi masyarakat Desa Kertajaya terutama Kp.Nyalindung Rw 08 yang di juluki Kampung Bacang. Kami berharap Dinas terkait bisa menyentuh dan memberikan tambahan modal agar para produksi bacang ini bisa lebih meningkat,” ungkapnya.
Ia menerangkan, Kampung bacang yaitu sebutan atau julukan dari Kampung Nyalindung RW 08, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, dimana hampir 11 Kepala rumah tangga memproduksi bacang. “Bacang hasil olahan kampung ini sudah di pasarkan ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Garut, mulai dari pasar cibatu,Leuwi goong, Limbangan, Lewo, Malangbong, Leles, Banyuresmi, Wanaraja dan pasar lainnya,” tambahnya.
Seperti diketahui, Bacang yang kita kenal ini sering kita temui sebagai pengganjal perut teman makan gorengan seperti bakwan, bala bala dll, perlu kita ketahui bahwa bacang tersebut terbuat dari beras yang di bungkus oleh daun pisang membentuk piramid dengan cara pengolahan di rebus.
“Bagaimanapun juga beras dan daun pisang ini adalah bahan utama dari pembuatan bacang, kira-kira bahan yang di butuhkan kampung tersebut per hari seperti beras 220Kg dan daun pisang 11.000kg. Bila kita berkunjung ke Kampung ini kita akan melihat kesibukan rumah rumah yang memproduksi bacang, biasanya mereka mulai beraktivitas mengolah bacang dari jam 08:00 wib s/d jam 16:00 untuk di jual esok hari,” tandasnya.(Ian)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *