dejabar.id, Pangandaran – Festival Kopi Pangandaran dalam rangka menyambut HUT Pangandaran ke 7 baru saja dimulia Jumat (25/10/19), sore di lapangan grand Pangandaran.
Festival tersebut dibuka dengan kontes kopi dengan cara meracik dan menghasilkan kopi yang nikmat untuk diminum. Festival diikuti para barista kopi dari priangan timur dan Jawa Barat.
Temi Riyadi, roaster bandung, salah satu juri dari kontes tersebut mengatakan, ada beberapa penilaian dalam kontes itu seperti rasa tingkat kemanisannya, tingkat kepahitan dan juga tingkat keasinannya apakah pas atau tidak.
“Di rasakan tingkat kepahitan, tingkat manis dan tingkat keasinannya,” terangnya.
Ia menambahkan, yang dilombakan kopi jenis robusta sehingga membuat terkejut para peserta, karena mereka biasa meracik kopi arabica.
“Kelihatannya ada keterkejutan dari para peserta yang biasa meracik arabica kini meracik robusta. Namun dari segi rasa sudah mendekati standar,” tambahnya.
Ia berharap dengan adanya festival ini, pamor kopi lokal bisa lebih ditingkatkan dan lebih terkenal lagi.
“Karen ini yang dilombakan adalah kopi lokal, mudah-mudahan dengan adanya festival ini, kopi lokal asli pangandaran bisa lebih terkenal,” harapnya. (Ian)
Leave a Reply