DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kabupaten Pangandaran dari sektor perikanan mengalami surplus atau peningkatan sepanjang tahun 2018.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas KPKP Kabupaten Pangandaran, Yadi Gunawan mengatakan selama tahun 2018 PAD dari sektor perikanan mencapai Rp2.5 miliar lebih. Sedangkan target PAD dari sektor tersebut hanya sebesar Rp2.4 miliar.
“Jelas ada surplus sekitar Rp130 jutaan. Dan setiap tahunnya penyumbang PAD terbesar dari sektor perikanan adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Pangandaran sekitar 53 persen,” ujarnya saat dihubungi dejabar.id, Minggu (6/01/2019).
Yadi menyebutkan, TPI Kecamatan Pangandaran yang paling besar menyumbangkan PAD dari sektor perikanan disebabkan jumlah nelayannya banyak jika dibandingkan dengan daerah lain.
“Di Kecamatan Pangandaran sendiri jumlah keseluruhan nelayannya sebanyak 2.159 nelayan,”terangnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Kabupaten Pangandaran, Rida Nirwana mengaku walaupun sepanjang tahun 2018 cuaca tidak menentu. Tetapi hasil tangkapan ikan di Pangandaran cukup tinggi.
“Total tangkapan ikan di tahun 2018 mencapai 2.000 ton lebih,” katanya.
Selain itu, Rida juga mengimbau, kepada seluruh nelayan agar tetap menjual ikan hasil tangkapannya melalu Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
“Menjual ikan di TPI itu selain aman, juga bisa tinggi harga jualnya. Selama ini penjualan tidak ada yang bocor sampai keluar,” tutup Rida.(dry)
Leave a Reply