Press ESC to close

Tarif Gojek Mahal, Menhub Sebut Ada Salah Persepsi

  • May 9, 2019

DEJABAR.ID, BANDUNG-Selain Harga tiket pesawat yang semakin mahal kini sudah seminggu lebih harga pelayanan ride hailing seperti Gojek mengalami kenaikan tarif.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menjelaskan sebenarnya ada kesalahan persepri dengan pihak Gojek.
“Sebenarnya kita sudah menyuruh melakukan uji coba tarif baru selama 6 hari, namun pihak Gojek hanya melakukan selama 3 hari. Mungkin ada kesalahan persepsi,” ujarnya kepada reporter Dejabar.id saat ditemui baru-baru ini di Terminal Leuwi Panjang.
Budi menjelaskan pihaknya sudah bertemu dengan management dan telah menyusun daftar quisioner terkait kecocokan harga.
Dikutip dari CNBC Indonesia, Kemenhub sudah menerapkan tarif batas atas dan batas bawah berdasarkan zonasi. Besaran tarif ojek online batad bawah antara Rp1.850/km hingga Rp2.000 untuk tarif bawah, sedangkan tarif atas antara Rp2.300/km hingga Rp2.600/km.
Berikut tarif ojek online dari Kemenhub:
Zonasi 1 yang terdiri dari wilayah Sumatera dan Bali memiliki biaya jasa minimal Rp7.000-10.000/Km.
Zonasi II yang terdiri dari wilayah Jabodetabek memiliki biaya jasa minimal Rp8.000-10.000/Km.
Zonasi III terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara memiliki biaya jasa minimal Rp7.000-10.000/Km.(Eca)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *