DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Dituding melakukan pelanggaran Dana Desa (DD) oleh warganya, Kepala Desa Jayasari Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Emen Hidayat angkat bicara.
Emen membantah jika pihak desa tidak transfaran penggunaan anggaran dalam beberapa pengerjaan proyek di desa. Namun, Emen mengaku sebenarnya memang ada kelebihan pekerjaan dalam beberapa proyek pembangunan jalan.
“Akibat kelebihan volume dari perencanaan 250 KM menjadi 400 KM, sehingga menimbulkan adanya hutang kepada material sebesar Rp 100 juta dari tiga titik. Tetapi terkait utang piutang sudah ada perjanjian dan segera dibayar pada bulan Mei 2019 mendatang,” ujarnya kepada Dejabar.id, Sabtu (23/02/2019).
Menurut dia, di dalam surat perjanjian tersebut sudah dilengkapi dengan materai dan dibubuhi tandatangan dirinya.
“Isi dalam perjanjian bahwa saya akan segera melunasi hutang kepada material sebesar Rp100 juta pada tanggal 30 Mei mendatang,” katanya.
Sehingga, jelas Emen, tidak benar jika dirinya tidak pernah terbuka soal anggaran proyek. Namun daripada masalahnya masuk ke jalur hukum lebih baik saya yang membayarnya dan itu jadi tanggung jawab saya.
“Kwitansi pembelian kematerial itu juga ada dan bisa dijadikan bukti bahwa tidak ada pelanggaran dalam proyek tersebut. Uang untuk membayarnya juga sedang saya kumpulkan dan insya allah tinggal beberapa juta saja,” tegas Emen.
Emen berharap kepada masyarakat yang ingin mengetahui terkait masalah anggaran tersebut untuk datang langsung menanyakan ke pihaknya.
” Akan tetapi selama ini saya merasa selalu menjelaskanya secara rinci, jika ada yang bertanya, namun tetap saja masyarakat menyangka seperti itu,”pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran Tjomi Suryadi meminta pihak Inspektorat Pangandaran untuk segera turun kelapangan yaitu ke Desa Jayasari Kecamatan Langkaplancar.
“Itukan ranahnya Inspektorat, jadi saya harap pihak inspektorat segera turun kedesa lakukan pemeriksaan apakah benar pekerjaan proyek di Desa Jayasari ada kelebihan volume serta dugaan pelanggaran penggunaan Dana Desa agar masyarakat setempat tahu yang sebenarnya akar permasalahan yang kini buming,”singkatnya.(dry)
Leave a Reply