Tidak Libatkan TNI dalam Proses Pelipatan dan Penyortiran Surat Suara, KPU Pangandaran Dikritik Danramil


DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Sejak hari Kamis (07/02/2019) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran tengah melaksanakan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemili 2019 di Gedung Islamic Center Kecamatan Pangandaran. Namun, dalam proses tersebut mendapat kritikan dari pihak Koramil 1320 Pangandaran.
Komandan Koramil 1320 Pangandaran, Mayor (Inf) Ikeu Masrika mengaku sejak  kedatangan surat suara Pemilu 2019 ke Gedung Islamic Center Kecamatan Pangandaran pada Rabu (06/02/2019) malam Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran tidak ada berkoordinasi sama sekali.
“Pelipatan surat suara itu kan sifatnya tertutup, jangan sampai menimbulkan stigma negatif atau suudzon dari pihak-pihak tertentu,” ujarnya kepada Dejabar.id, Sabtu (09/02/2019).
Ikeu menegaskan, proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 yang akan berlangsung 10 hari itu dilaksanakan di Islamic Center Pangandaran yang notabene letaknya persis dibelakang kantor Koramil 1320 Pangandaran.
“Minimal ngasih tahu lah sebelumnya kalau mau ada kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara di Islamic Center Pangandaran, Kan kalau terjadi sesuatu yang tidak di inginkan kami juga yang disalahkan,” keluh Ikeu.
Kalaupun tidak boleh masuk, kata Ikeu, setidaknya jajaran TNI bisa melakukan monitoring dan turut menjaga kegiatan yang menyangkut dengan pesta demokrasi negara.
“Kalau memang tidak butuh sama TNI ya nggak apa-apa, tapi kan adab dengan sesama manusia harus dipakai, kan bahasa mah nggak harus beli,” cetusnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi sebelumnya dengan para aparat keamanan.
“Prosedurnya kan kita mengundang melalui LO  masing-masing instansi,” akunya.
Muhtadin mengatakan, pada saat rapat koordinasi pengamanan surat suara semua instansi aparat keamanan sudah diundang termasuk Kodim 0613 Ciamis.
“Kami mengundang di jajaran Muspida, mulai dari Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis dan Satpol PP Kabupaten Pangandaran,”tutur Muhtadin.
Pada Rakor yang berlangsung  Rabu (05/02/2019) itu dihadiri oleh Kabag Ops Polres Ciamis dan Satpol PP Pangandaran saja sedangkan dari pihak TNI tidak ada yang hadir.
“Untuk mekanisme pengamanan kan tadinya kita rapatkan dulu, didalamnya kita juga libatkan TNI, mungkin ini hanya miss komunikasi saja, ” katanya.
“Saya berharap koordinasi dengan instansi-instansi terkait, baik secara vertikal maupun horizontal lebih solid lagi kedepannya,” tutupnya.(dry)
 
 
 
 
 
 
 
 


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube and Vimeo Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format