Press ESC to close

Tidak Punya Biaya, Gadis Lumpuh di Pangandaran Sudah 6 Bulan Tidak Berobat

  • July 21, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN –  Seorang gadis berusia 19 tahun, Irma Sukmawati, asal Dusun Mekarsari RT 03/04 Desa Cimindi Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. yang menderita penyakit lumpuh sejak usia tujuh bulan itu tidak bisa berbuat apa-apa. 

Pasalnya, sejak divonis penyakit lumpuh Irma harus menjalani pengobatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis dua pekan sekali untuk mengganti selang sebagai alat bantu yang tidak bisa lepas dari hidungnya itu serta untuk mendapatkan obat kejang. Namun kini sudah enam bulan lebih Irma tidak lagi berobat lantaran tidak punya biaya untuk ongkos. 

Ibu dari Irma, Sumiati (49) mengatakan, bahwa dirinya sudah enam bulan terakhir ini tidak mampu membawa berobat anaknya ke RSUD Ciamis lantaran tidak mempunyai biaya untuk ongkos. 

“Untuk pengobatan sepenuhnya tidak dikenakan biaya, hanya saja sering bingung ongkos pergi ke rumah sakitnya karena jarak tempuhnya cukup jauh,” ujarnya kepada dejabar.id saat ditemui di kediamannya, Minggu (21/07/2019).

Sumiati mengaku, karena faktor biaya tersebut, dirinya pun terpaksa mengganti selang dua pekan sekali itu dilakukan sendiri dirumahnya. 

“Setiap dua pekan saya harus mengganti selang sebagai alat bantu yang tidak bisa lepas dari hidung Irma, namun saat ini ganti selang pun saya lakukan sendiri di rumah,” akunya. 

Alasan Kenapa harus berobat ke RSUD Ciamis, kata dia, lantaran di Kabupaten Pangandaran belum ada rumah sakit yang dapat menangani kondisi penyakit anaknya.

“Selain belum adanya RSUD, untuk obat kejangnya saja itu hanya ada di Ciamis kalau di Pangandaran tidak ada obat kejang tersebut yang juga harganya cukup mahal,” papar Sumiati.

Sumiati berharap, baik kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran maupun para dermawan bisa membantu agar anaknya bisa berobat ke RSUD Ciamis.

“Saya hanya berharap setiap waktunya untuk berobat bisa pergi ke RSUD Ciamis, kalau soal obat itu sudah ditanggung sama BPJS,” harapnya. 

Sumiati mengungkapkan, pada tahun 2018 lalu tepatnya bulan April dirinya mendapatkan bantuan berupa uang dari bapak Presiden Jokowi di sela-sela acara Presiden Jokowi meresmikan Keramba Jaring Apung di PPI Cikidang, Kabupaten Pangandaran. 

“Pada waktu itu tim dari kepresidenan memberikan bantuan uang sebesar Rp10 juta untuk biaya operasional pengobatan dan pembelian kursi roda untuk Irma,” pungkasnya. (dry) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *