Press ESC to close

Wagub Jabar Safari Ramadan ke Banjar dan Pangandaran, Santuni Santri dan Anak Yatim

  • May 31, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Rhuzanul Ulum melakukan Safari Ramadan ke Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (31/05/2019).
Safari Ramadan kali ini, Wagub Jabar memberikan pemberian santunan kepada santri, anak yatim dan fakir miskin di Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.
Dari pantauan Dejabar.id, Kedatangan orang nomor dua di Jawa Barat ini disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran  Jeje Wiradinata dan Adang Hadari, Sekda, Asda II, Kepala Kemenag, Para kepala SKPD lingkup Kabupaten Pangandaran, Ketua MUI Pangandaran, Perwakilan Baznas Provinsi Jabar, Ketua Baznas Pangandaran dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran.
Di Kota Banjar, Wagub Jabar meninjau Sarana dan Prasarana Perhubungan Angkutan Mudik Lebaran 1440H/2018M Jalur Selatan di Posko Cipadung Kota Banjar. Serta memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan santri di Masjid Agung Kota Banjar.
Sementara di Kabupaten Pangandaran, Uu Ruzhanul Ulum bersama Bupati Pangandaran  Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Pangandaran  Adang Hadari melakukan peninjauan
Sarana dan Prasarana terminal Tipe B Pangandaran dalam menghadapi Angkutan Lebaran 1440H/2019M. Dilanjutkan Salat Jumat bersama di salah satu Masjid di Kecamatan Sidamulih. Kemudian, rombongan menuju ke Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran untuk memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu dan fakir miskin serta santri sebanyak 10 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengucapkan selamat datang kepada bapak Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum dalam rangka safari Ramadan 1440 H/2019 M, serta pemberian santunan kepada yatim – piatu dan fakir miskin yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran.
“Dalam bulan ramadhan ini semoga kita semua diberikan kesehatan, umur yang panjang, rejeki serta dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusuk. Karena nikmat yang kita terima semua dari Allah SWT,” ucap Jeje.
Dalam hal ini, kata Jeje, Baznas Kabupaten Pangandaran telah banyak memberikan bantuan untuk beberapa lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Pangandaran dengan tujuan supaya bisa membantu dalam memenuhi kehidupannya sehari – hari.
“Itu artinya kita bisa membantu meringankan beban saudara – saudara kita yang membutuhkan, ini semua adalah program pemerintahan Kabupaten Pangandaran,”tandasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menambahkan, bahwa kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran serta warga masyarakat Pangandaran pada umumnya, karena pada hari ini baru bisa melaksanakan kegiatan safari ramadhan 1440 H/2019 M.
“Semoga silaturahmi ini serta amal ibadah kita mendapat ridho Allah SWT. Dengan anugrah yang telah diberikan oleh Allah yaitu sandang, pangan, papan tak lupa kita harus bisa mensyukuri nikmat yang telah diberikan,” ujarnya.
Tetapi semua, lanjut Uu, kita harus berusaha jangan mengandalkan pemberian dari orang lain. Dan kami berharap kepada warga masyarakat Pangandaran bisa lebih maju SDM nya.
“Sehingga Sumber Daya Alam yang ada bisa di manfaatkan untuk kemajuan, serta kemakmuran warga masyarakat Pangandaran,” sebut Uu.
Di lanjut dengan Tausyiah yang dibawakan oleh ketua MUI Kabupaten Pangandaran KH Otong Aminudin mengatakan, bahwa di bulan suci ramadhan ini mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
“Pada hari ini kita sudah memasuki hari ke 26 bulan ramadhan, semoga di akhir bulan yang suci ini kita tetap diberikan kenikmatan serta hidayah kepada kita semua Amin. Setelah kita selesai menjalankan ibadah puasa, jangan sampai kewajiban kita untuk membayar zakat tidak dilaksanakan/lupa, karena hal tersebut sudah di contohkan oleh Nabi Besar Kita Muhammad SAW. Karena dengan zakat yang kita berikan, nantinya bisa digunakan untuk membantu meringankan beban saudara- saudara kita yang sangat membutuhkan, karena dalam bermasyarakat, kita saling membutuhkan satu sama lain,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada anak yatim – piatu dan fakir miskin sebanyak 50 orang dan 10 orang Santri.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *