Wakili Jawa Barat pada Peparpenas 2019, Krisna Aji Pecatur Asal Pangandaran Siap Bertanding

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

dejabar.id, Pangandaran -Krisna Aji salah seorang pelajar SLB Bina Harapan Pangandaran menjadi satu-satunya pelajar disabiltas dari Kabupaten Pangandaran yang akan mewakili Provinsi Jawa Barat pada Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) tahun 2019 yang akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 13 November 2019 mendatang di Jakarta.

Pada hasil seleksi sebelumnya, Krisna Aji berhasil mengalahkan 27 pecatur pelajar disabilitas dari perwakilan Kabupaten/kota lainnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Pangandaran, Wahyu Hidayah, bahwa kepastian itu setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi dengan NPCI Jabar di Bandung beberapa waktu lalu.

“Benar, Krisna Aji menjadi satu-satunya pelajar disabiltas dari Kabupaten Pangandaran, yang akan mewakili Jawa Barat,” ujarnya kepada dejabar.id, Rabu (9/10/19).

Menurut Wahyu, sebelum bertanding di Peparpenas 2019, untuk mematangkan kemampuannya, Krisna Aji akan menjalani TC di Bandung mulai 2 November 2019 mendatang.

“Saya berharap, Krisna Aji meraih prestasi pada kejuaraan tingkat nasional tersebut dan dapat mengharumkan nama Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Pangandaran,” harapnya.

Sementara itu, pecatur disabilitas Krisna Aji menyatakan bahwa dirinya siap bertanding mewakili Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Pangandaran pada Peparpenas 2019 di Jakarta.

“Kalau persiapan khusus tidak ada, serta intensitas latihannya tetap dilakukan. Saya terus berlatih di sekolah bersama guru dan teman-teman, sedangkan kalau di rumah khusus mendatangkan pelatih,” akunya.

Tak lupa, Pelajar Kelas 6 SLB Bina Harapan Pangandaran ini pun berharap doa kepada semua pihak agar dirinya dapat menorehkan prestasi, dan mengharumkan Jawa Barat dan Pangandaran di tingkat Nasional.

“Ini pengalaman kedua kalinya bermain mewakili Jawa Barat. Sebelumnya pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang ABK Tingkat Nasional di Yogyakarta, saya hanya menduduki peringkat 7 dari 34 pecatur lain perwakilan provinsi se Indonesia,” papar Aji.

Aji pun mengaku kali ini lebih siap menghadapi pertandingan.

“Selama setahun ini saya terus belajar dan mengikuti berbagai event pertandingan di tingkat provinsi,” pungkasnya. (dry)

Related posts

Leave a Comment