DEJABAR.ID, Bandung-Setelah mengalami beberapa kali kegagalan untuk memberangkatkan dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung ke Melbourne-Australia, Dedy Djamaludin selaku Ketua STIKOM Bandung akhirnya siap memberangkatkan kedua mahasiswanya pada Rabu malam (17/10/2018).
Menurut jadwal seharusnya dua Mahasiswa yang akan diberangkatkan akan pergi pada bulan Oktober awal yang lalu. Namun dikarenakan ada permasalahan terkait pembuatan paspor dan visa, keberangkatanpun diundur.
“Diundur bukan karena ada masalah administrasi tapi emang proses pembuatan visa dan pasportnya kemarin sedikit ada masalah,” ujar Dedy Djamaludin kepada reporter Dejabar, Selasa(16/10/2018).
Dua mahasiswa atas nama Christine Marcelina dan Rizky Pratama diberangkatkan ke Melbourne Asutralia untuk melakukan magang atau job training sebagaimana sudah menjadi program STIKOM Bandung yaitu STIKOM Go Global.
STIKOM Bandung, dalam program tersebut telah berkerjasama dengan salah satu media majalah, Espin Multimedia, yang berada di Melbourne-Australia. Selama sebulan kedua mahasiswa ini akan diajak untuk belajar bagaimana menulis dan melakukan peliputan di salah satu majalah Indonesia dengan menggunakan Bahasa Inggris.
“Nanti mereka akan belajar bagaimana cara meliput menggunakan bahasa Inggris sebagaimana penggunaan bahasa masyarakat di sana, ” lanjutnya.
Ke depannya, STIKOM Bandung akan terus berkerjasama dengan beberapa media lain di luar negeri dan yang menjadi target dekatnya adalah Singapura. Namun rencana ini akan terus dibahas agar bisa terealisasi.
“Saya berharap dengan adanya program yang kita buat ini membuat citra STIKOM lebih positif dan STIKOM dikenal lagi di manapun,” tutupnya.(Eca)
Leave a Reply