Press ESC to close

Cirebon City Night, Goresan Cat di Atas Kanvas Demi Seni Lukis di Cirebon

  • November 18, 2018

DEJABAR.ID, CIREBON – Beberapa orang tampak berkumpul di salah satu sudut Kota Cirebon, tepatnya di trotoar di lampu merah Gunung Sari Kota Cirebon, Sabtu (17/11/2018) malam. Cat-cat warna berjejer, dengan kuas yang tertuang dan menari di atas layar kanvas.
Orang-orang yang tengah lewat di trotoar tersebut, menjadi berhenti untuk melihat apa yang dilakukan oleh sekumpulan orang tersebut. Bahkan, ada juga yang mengabadikannya menjadi sebuah foto, video, bahkan live di sosial media. Di bagian belakang terdapat spanduk bertuliskan “Melukis Bersama Perupa Bandung Cirebon: Cirebon City Night”.
Sekumpulan orang ini bukanlah melakukan aksi ataupun unjuk rasa. Mereka hanya melukis. Ya, mereka melukis landscape suasana Kota Cirebon di malam hari, tepatnya di lampu merah Gunung Sari.
Sebagian besar mereka melukis beberapa bangunan ikonik di lampu merah tersebut, seperti bangunan Hotel Trias, Bank BRI, jalanan, serta kendaraannya. Mereka melukis dengan teknik pewarnaan yang berbeda-beda. Ada yang terasa kental suasana malamnya dengan tema dark. Ada juga yang bertema cerah dengan menggunakan warna-warna yang soft.
Usianya pun beragam. Ada yang masih muda, dan juga yang sudah tua. Namun, sebagian besar sudah berusia tua. Salah satunya ada yang menggunakan aksesori seperti topi khas pelukis.
Mereka adalah sekumpulan seniman pelukis asal Cirebon, bahkan ada juga yang dari Bandung. Meskipun hanya duduk beralas trotoar, dan bahkan jongkok, dengan diterangi cahaya jalanan yang seadanya, mereka tampak asyik membuat lukisan-lukisan.
Menurut Wong Artha, selaku penggagas kegiatan ini, sekaligus Wakil Ketua Bengkel Pelukis Militan Indonesia (BPMI) Cirebon, akan para seniman lukis tersebut bertujuan mengajak generasi muda untuk mencintai seni lukis, juga sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar para seniman lukis lintas kota yakni Bandung dan Cirebon. Mereka pun datang untuk mengeksplorasi keindahan malam hari Kota Cirebon.
“Tujuannya yaitu untuk silaturahmi, eksplorasi bersama Kota Cirebon itu sendiri. Seniman yang datang dari Bandung adalah master,” jelasnya saat ditemui dejabar.idusai dia menyelesaikan lukisannya, Sabtu (17/11/2018).
Wong Artha sendiri merupakan seniman lukis asal Cirebon yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia lukis. Dalam kegiatan malam tersebut, dia melukis bangunan Hotel Trias dengan memadukan warna coklat, orange, dan merah. Sehingga seperti terkesan suasana di sore hari.
Menurutnya, ini merupakan gebrakan seniman Cirebon untuk menunjukan eksistensinya hingga kini masih ada. Karena selama ini, banyak anggapan bahwa seniman lukis Cirebon mengalami kemunduran.
Sehingga, tambahnya, diharapkan dengan aksi ini bisa menjadi inspirasi generasi muda untuk berkecimpung dalam bidang seni. Setelah ini, ke depannya semoga bisa mengadakan pameran bersama seniman lintas kota.
“Cirebon itu sudah lama vakum dalam kesenian. Kita coba gebrak kalau Cirebon punya seniman. Sehingga, kelanjutan acara ini kami akan adakan pameran bersama seniman Cirebon dan Bandung,” pungkasnya.(Jfr)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *