Press ESC to close

Dirancang Ridwan Kamil, Jaksa Agung Burhanuddin Resmikan Gedung Kejati Jabar

  • February 22, 2022

BANDUNG,- Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat yang berdiri di pusat Kota Bandung memiliki wajah baru.

Revitalisasi gedung tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Jabar dengan nilai Rp 126 miliar.

Tampilan gedung tersebut berbeda dari sebelumnya yang berkonsep heritage. Kini, gedung Kejati Jabat tampak lebih modern dengan balutan warna abu dan kaca-kaca ‘raksasa’.

Gedung tersebut memiliki luas tanah 5.000 meter persegi dengan luas bangunan 11 ribu meter persegi.

“Penggunaan kantor Kejati Jabar yang baru selesai dan sekarang kami gunakan seluruhnya,” ucap Kepala Kejati Jabar Asep N Mulyana saat peresmian gedung Kejati Bandung di di Jalan Riau, Selasa (22/2).


Jaksa Agung Burhanuddin meresmikan langung gedung Kejati Bandung, dihadiri juga oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Suntana hingga Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief.

“Ini merupakan sinergitas antara pemerintah daerah dengan Kejaksaan RI sebagai aparat penegak hukum, serta bukti dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Barat kepada Kejaksaan,” kata Burhanuddin.

Jaksa Agung berharap, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk menganggarkan biaya pemeliharaan gedung kantor tersebut.

Burhanuddin menginginkan agar gedung yang sudah dibangun dengan arsitektur bagus dan kokoh tetap terawat dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung pun menandatangani prasasti dan menggunting pita pembukaan pintu utama Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan wajah baru kantor Kejati ini diharapkan bisa mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.

Bahkan, dia berharap agar kondisi sosial politik hukum di Jabar kian kondusif.

“Mudah-mudahan dengan semangat ini kondusivitas sosial politik hukum di Jawa Barat makin baik 2022. Kita sambut sebagai tahun kondusivitas ekonomi,” kata Kang Emil sapaannya.

Pembangunan Gedung Kejati Jabar yang diarsiteki langsung oleh Kang Emil. menuturkan, dengan berkonsep smart office (kantor cerdas) yang berbudaya, gedung Kejati Jabar akan lebih maksimal melayani publik dengan hadirnya sejumlah fasilitas digital yang meminimalkan pertemuan fisik dan mengutamakan paperless.


Untuk memantau aktivitas Kejaksaan Negeri di 27 kabupaten/ kota dan pusat data, Kejati Jabar kini memiliki Command Center. Dilengkapi juga dengan Ruang Media Center, Podcast, Perpustakaan Digital, termasuk Ruang Konsultasi Mediasi.

Kang Emil – sapaan akrab Ridwan Kamil ini mengatakan, dari sisi bangunan, gedung pemerintahan harus mempunyai nilai filosofi.

Itulah mengapa ia merancang tiga pola bangunan sesuai semboyan Kejaksaan, yaitu Satya Adhi Wicaksana.

“Gedung pemerintahan harus ada nilai filosofinya, jadi terasa bahwa ini gedung Kejaksaan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kang Emil, bangunan juga tak harus terlalu tradisional, tapi dapat dipadukan dengan konsep modern.

Ini terlihat dari adanya pola batik khas beberapa daerah di Jabar pada gedung Kejati ini.

“Zaman sudah modern, tapi ada simbol tradisionalnya, maka ada pola batik dari berbagai daerah di Jabar,” ujar Kang Emil. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *