H-2 di Jalur Pantura Subang, Arus Kendaraan Terus Menurun


DEJABAR.ID, SUBANG – Arus kendaraan di jalur Pantura Subang Jawa Barat, terpantau ramai lancar hingga Senin (3/6/2019).
Dari pantauan di Pantura Pamanukan kendaraan pemudik dari arah Jakarta ke Cirebom dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 60-80 km/jam. Ramainya arus lalu lintas pantura didominasi oleh kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi.
Sucipto (27), warga yang mudik lewat Pantura, mengatakan, dia bersama teman-temannya melaju dari Tambun Bekasi, pada pukul 07.00 WIB dan sudah sampai di Pamanukan Subang pukul 09.30 WIB.
“Mudik tahun 2019 ini lancar banget jalan panturanya, cuma tersendat antara 5 menit dikawasan pasar tumpah seperti di Sukamandi dan sama sekali tidak ada kemacetan sama sekali” kata Sucipto
Sucipto menduga, lancarnya jalur pantura karena diberlakukannya sistem rekayasa lalu lintas sehingga banyak pemudik yang menggunakan mobil pribadi memilih menggunakan jalan tol.
Sementara itu, Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan menuturkan, Operasi Ketupat Lodaya2019 di wilayahnya pada tahun ini berjalan lancar.
Menurut Dadang, sistem rekayasa lalu lintas dengan one way yang diterapkan pada tahun ini sangat dirasakan manfaatnya.
“Lancarnya arus mudik di jalur Pantura Subang tak lepas dari diberlakukannya One Way sehingga sangat efektif karena benar-benar mengakomodasi pemudik dari arah Jakarta” ujar Dadang
Dadang bahkan menilai, bahwa puncak arus mudik sudah terjadi sejak memasuki H-3 Minggu dini hari hingga Minggu malam
“Sebenarnya kendaraan arus mudik yang melintas dijalur Pantura Fluktuatif jumlahnya tidak ada kepadatan yang berarti, Semuanya lancar”katanya
Hingga Senin siang (3/6/2019) berdasarkan pantauan DEJABAR di atas Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pamanukan, arus kendaraan pemudik terus mengalami penurunan.(Ahy)