Jagakali Internasional Art Festival ke-7 Pertahankan Tradisi Ambengan, Makan Bersama dalam Satu Wadah


DEJABAR.ID, CIREBON-Jagakali Internasional Art Festival ke-7 memang menonjolkan kampanye dalam mencintai dan peduli terhadap lingkungan. Selain keunikan dari tempat venuenya yang dilaksanakan di bantaran sungai Pacit, Kalijaga, Kota Cirebon, juga menonjolkan seni dan budayanya yang kental. Salah satunya adalah tradisi Ambengan.
Menurut salah satu penggagas dan panitia Jagakali Internasional Festival Art ke-7, Ifull Azka, Ambengan berasal dari bahasa Jawa yang berarti menyatukan rasa dalam kebersamaan. Maksudnya adalah, siapa yang mau melakukan Ambengan, berarti mereka mau bersilaturahmi dengan menyatukan rasa dalam kebersamaan. Seringnya, Ambengan ditunjukkan dengan makan bersama dalam satu buah nampan atau wadah.
“Kita menyatukan rasa dalam kebersamaan melalui tradisi Ambengan,” jelasnya saat ditemui dejabar.id di sela acara, Jumat (19/10/2018).
Ifull menjelaskan, tradisi Ambengan ini sudah ada sejak zaman dahulu kala, di mana masyarakat masih menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan saling berbagi. Mereka tidak segan untuk makan bersama dalam satu wadah, dan makan dalam keadaan lesehan di manapun.
“Di situlah letak nikmatnya saat menikmati makanan, apapun itu makanannya,” jelasnya.
Dalam Ambengan yang dilaksanakan di festival ini, lanjut Ifull, makanan yang disajikan berupa nasi dengan lauk pauknya seperti urab, oreg, ikan asin, ayam goreng, dan sambal. Semua makanan tersebut disatukan dalam satu buah nampan, lalu dimakan secara bersama-sama.
Ambengan tersebut dinikmati bersama-sama di Kedung atau lekukan sungai Pacit. Lekukan ini akan terlihat di saat air sungai sedang surut. Sehingga, lekukan tersebut dimanfaatkan sebagai tempat untuk dilaksanakan sebagai venue Jagakali Internasional Art Festival ke-7.
Adapun yang menikmati Ambengan ini adalah beberapa volunteer di festival ini. Terdapat sekitar 7 nampan yang disediakan untuk Ambengan, sesuai dengan kegiatan festival ini yang sudah ke 7 kalinya.
“Dengan Ambengan ini, kita berdoa bersama, baik itu untuk yang menanam, membuat, memasak, maupun yang memakannya sebagai bentuk syukur,” jelasnya.
Dengan adanya tradisi Ambengan yang diselipkan dalam festival, lanjut Ifull, bisanmenjadi jalan untuk menenangkan kita, doa, membawa berkah, dan yang pasti membawa kebahagiaan. Karena segala hal jika dilakukan secara kebersamaan akan melahirkan kebahagiaan.
“Semoga menjadi langkah bersama ke depan untuk sering makan bersama,” pungkasnya.(Jfr)
 


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube and Vimeo Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format