DEJABAR.ID, CIAMIS – Sebagai orang yang sama berprofesi sebagai jurnalis, beberapa wartawan yang sering melakukan peliputan di daerah Kabupaten Ciamis menyayangkan adanya tindakan pemerasan yang dilakukan beberapa oknum wartawan.
Hal tersebut diungkapkan Deden Rahardian, anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Ciamis. Menurutnya, tugas wartawan hanya mencari informasi, menulis dan membagikannya ke khalayak ramai sehingga menjadi informasi yang dapat dijadikan acuan bagi membangun masyarakat.
“Hubungan antar lembaga menyayangkan adanya tindakan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan. Tugas wartawan tidak berurusan dengan nominal, kita hanya mencari informasi, menulis dan menyampaikannya pada publik sebagai pencerahan,” ungkapnya usai mengikuti gelar perkara di Mapolres Ciamis, Senin (03/06/2019).
Deden melanjutkan, tidak menutup mata, masih banyak oknum seperti itu di lapangan tapi yang melakukannya hanyalah oknum bukan wartawan yang baik. “Hal itu tidak dilakukan oleh jurnalis, hanya dilakukan oleh oknum. Ini harus menjadi pemahaman bersama baik media maupun masyarakat. Wartawan tidak memanfaatkan kebesaran wartawan untuk memeras dan menakut-nakuti masyarakat,” tambahnya.
Guna menghilangkan sifat tersebut, Deden mengajak kepada seluruh jurnalis untuk memerangi sifat tersebut dengan bekerja sungguh-sungguh sebagai pencari berita bukan yang berurusan dengan nominal. “Bagi jurnalis yang berkomitmen dan bertekad kuat, mari kita perangi hal tersebut, jangan sampai tercoreng marwah jurnalis oleh perilaku oknum seperti itu,” pungkasnya.(Ian)
Leave a Reply