Press ESC to close

Kehadiran Musik Indie Folks Tanah Air Menjadi Angin Segar di Tahun 2019

  • January 8, 2019

DEJABAR.ID – Memasuki tahun 2019, trend musik indie lokal semakin merajai dunia musik tanah air. Bentuk kolaborasi musisi antargenre dan lintas generasi akan terus berkembang seiring. Eksitensi musik-musik indie semakin punya ruang terbuka lebar dengan dukungan berbagai aksea media digital.
Para musisi semakin mudah mempeerkenalkan karya-karyanya ke masyarakat secara luas dan cepat. Ini keaempatan emas dan peluang bagi industri musik tanah air untuk mengembangkan bisnisnya di dunia giburan.
Kemunculan band-band indie ini mendapay reslon positif dari masyarkat. Karena selain musik-musiknya berkualitas, banyak hal baru yang ditawarkan dari musik, sehingga keragaman pun semakin memperkaya khasanah musik tanah air.
Sebut saja beberapa musisi-musisi indie ini tengah digandrungi para kaula muda milenial sekarang. Seperti diantaranya Danilla Riyadi, yang menyuguhkan angin segar kepada musik tanah air dengan gayanya yang nyentrik dan khas ia seperti hadir mewakili suara anak muda.
Danilla Riyadi juga kerap manggung dan berkolaborai dengan beberapa band indie lainnya seperri kolaborasinya dengan Tiga Pagi, dan sejimlah projek yang diberi tergabung di Daramuda, tiga perempuan ini adalah Rara Sekar, Danilla Riyadi, dan Sandrayati Fay. Ada juga Fourtwenty, Amigdala, Figura Renata, Stars and Rabbit kini musik-musik memanjakan para pendengarnya.
Era musik sekarang ini akan leboh menonjolkan sisi idealisme karena banyak ruang untuk ekspresi. Misalnya Jason Ranti dengan pendekatan musik folk dan balada, dia punya cara sendiri sampaikan pesan kritik dalam karyanya dan itu tentu menjadi angin segar buat industri musik Indonesia.
Konsep kolaborasi dengan musisi lain dan kembali ke panggung. Eksplorasi dari kolaborasi antarmusisi lintas genre, akan menjadi trend yang mengasyikan di tabun 2019 ini. (yga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *