Polres Kota Banjar Adakan FGD Guna Meningkatkan Peran Millenial


DEJABAR.ID, KOTA BANJAR – Polres Kota Banjar Polda Jawa Barat mengadakan Focus Group Discussion (FGD) guna meningkatkan peran Millenial dalam menjaga NKRI sekaligus mensukseskan Pemilu 2019. Jum’at (05/04/2019).
Hadir dalam kegiatan FGD tersebut diantaranya, Wakil Walikota Banjar Nana Suryana, Kapolres Kota Banjar AKBP Yulian Perdana, Danlanud Letkol PNB M.Pandu Adi Subrata S.H, Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Banjar Muhtar Gozali, Kepala Cabang BRI Kota Banjar Dian Kusuma Wardana sebagai Narasumber dan para tamu undangan kaum Millenial Mahasiswa, SMK dan para Pelajar.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Banjar Nana Suryana mengatakan tujuan dari FGD ini adalah untuk menjaga NKRI sekaligus mensukseskan pemilu 2019.
“Intinya peran penting buat kaum Millenial di dalam menjaga keutuhan NKRI serta ikut mensukseskan Pemilu tahun ini,”ujarnya kepada dejabar.id. Jum’at (05/04/2019).
Kegiatan ini, kata Suryana, di gelar selama satu hari dan diikuti oleh kaum Millenial Pelajar, Mahasiswa yang rata-rata di usia 17 tahun sampai 35 tahun.
“Kenapa diikuti oleh kaum millenial karena pemilih di negara indonesia hampir 35% merupakan kaum millenial,” katanya.
“Harapan kami kedepannya NKRI kita tetap utuh, bahwa negara kita ini negara yang Damai, Rukun dan kita harus hidup rukun sesama muslim dan menjaga persaudaraan dengan sesama,”tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Kota Banjar AKBP Yulian Perdana mengatakan bahwa menjelang Pemilu 2019 dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Banjar jangan sampai golput, maka dari itu warga diharapkan datang ke TPS dan menyalurkan hak pilihnya.
“Kami Polri-TNI bersama dengan Pemerintah Kota Banjar siap mengamankan pemilu pada saat pemungutan suara sampai ke TPS-TPS,”tegasnya.
Karena, kata Yulian, dengan berpartisipasi untuk memberikan suara itu dalam menentukan arah kedepan langkah NKRI, UUD tahun 45 Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika tetap ada.
“Para millenial justru sangat memberikan adil yang besar dalam menentukan NKRI dan Pancasila itu tetap ada,” sebut Yulian.
Jadi, sambung dia, Polri-TNI bakal netral sebagai garda terdepan bangsa dan negara. Kami juga menghimbau kepada siapapun warga atau pihak-pihak yang lain mencoba mengacaukan penyelenggaraan pemilu akan berhadapan dengan kami.
“Kami imbau kepada masyarakat jangan khawatir dalam pesta demokrasi, kita harus bersenang-senang dalam pesta demokrasi, bergembira dan jangan takut karena kita ada di depan kalian,” pungkasnya.(dry)