Sembuh Total, Ini Pesan Pasien Corona: Imun Tubuh Penghalau Corona


Jakarta – Banyak literasi kesembuhan pasien Corona dikarena daya imun sistem tubuhnya kuat, sejak diumumkan Presiden Jokowi awal Maret hanya berselang 17 hari dua pasien tersebut sembuh total.

Tayangan di televisi, sosial media merebak menakutkan namun banyak juga berita-berita dengan sikap optimis bahwa Corona dapat disembuhkan beredar di dunia maya.

Edukasi mengenai kesembuhan pasien Corona adalah tindakan yang perlu digencarkan saat-saat ini bahwa kunci kesembuhan adalah dengan bersikap tenang namun tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.

Seperti kesembuhan pasien Corona 01,02 dan 03 yang menyebutkan kalau mereka sembuh karena daya tubuh yang kuat serta memiliki instituisi yang baik pada lingkungan sekitar serta bangga dengan para pekerja medis yang merawat mereka.

Setelah dinyatakan sembuh dari virus corona, pasien 03 muncul dalam konferensi pers bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Selain pasien 03, hadir pula pasien 01 dan 02 pun dinyatakan sembuh. Kepada wartawan, pasien 03 menceritakan kiat agar sembuh dari virus corona. Salah satunya tidak panik menanggapi mewabahnya virus corona.

Meski demikian masyarakat harus waspada dan memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri. Sebab virus corona termasuk penyakit yang self limiting disease atau dapat disembuhkan dengan imunitas tubuh. ”Kalau dari saya pesannya untuk masyarakat Indonesia yang sekarang panik agar tidak panik, karena virus ini yang Pak Yuri (Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto) sudah sering sampaikan bahwa penyakit ini self limiting disease,” katanya.

Ada beberapa kiat yang perlu dilakukan agar terhindar dan sembuh dari Virus Corona. Seperti meningkatkan imunitas tubuh, menjaga kebersihan, dan mengonsumsi makanan bergizi. ”Jadi kita punya kekuatan dari diri kita asal kita disiplin. Minum air putih yang banyak, istirahat yang benar, asupan gizi, vitamin, imunitas, dan personal hygiene yang ketat,”” katanya.

Pesan dia yang lainnya adalah taat ketika diminta melakukan self distancing atau pembatasan sosial. ”Dengarkan saran dari pemerintah kalau kita diminta melakukan pembatasan sosial untuk sementara ya kita lakukan sebaik-baik mungkin,” ujarnya. Saat diberikan jamu, pasien 01, 02, dan 03 itu terlihat tersenyum dan bersemangat saat

Menkes menyatakan, mereka telah berhasil melawan virus yang sempat menjangkit tubuh mereka.

Ketiga orang tersebut berdiri berjajar dan mengenakan kebaya. Ketiganya merupakan perempuan dan sempat dirawat di RSPI Sulianto Saroso. Dua di antara pasien tersebut merupakan ibu dan anak. Terawan menyerahkan hadiah kepada tiga mantan pasien virus corona itu. Hadiah tersebut terbilang unik sebab berasal dari Presiden Joko Widodo.

Terawan memberikan termos berwarna silver yang ternyata isinya adalah jamu. ”Jamu dari ramuan Bapak Presiden, supaya dapat menjaga daya tahan tubuh, supaya sehat terus,” kata Terawan.

Terawan mengatakan, Jokowi berpesan agar jamu tersebut diminum agar ketiganya dapat menjaga kesehatan dan meningkakan imun tubuh. Mereka tersenyum dan tampak gembira. Bahkan satu di antara mereka sempat mengacungkan termos dengan semangat.

Selain jamu perlu dingat tubuh perlu rangsangan tubuh memproduksi lebih banyak antibodi dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh bekerja optimal.

Dengan cara kerja ini, sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi orang yang sedang sakit maupun mengantisipasi terjangkitnya wabah penyakit.

STIMUNO

Saat hadapi serangan virus, vitamin saja tidak cukup. Harus pakai penguat Imun, Fungsi vitamin hanya memperbaiki bagian tubuh (sel) yang rusak, Fungsi penguat imun adalam menambah “tentara” dalam tubuh, untuk mencegah virus masuk, Tentu kita tidak mau menunggu virus masuk dan merusak, baru diperbaiki. Karena itu pakai Vitamin tidak cukup.
Pakai penguat imun untuk menghalau virus Corona.

Berbahan Ekstrak meniran secara oral bisa mempengaruhi faedah dan kegiatan kompenen sistem imun. Makin tidak sedikit pasukan sistem imun, kian kuat pertahanan tubuh

Anda. Sistem imun anda bekerja laksana pasukan penjaga pertahanan tubuh. Stimuno untuk balita berisi ekstrak alami meniran yang terbukti klinis dapat memperbanyak antibodi tubuh sampai-sampai sistem imun lebih kuat.

Di Indonesia ada 950 spesies yang baru dianalisis dan terbukti mempunyai khasiat obat. Salah satunya ialah meniran (Phyllanthus niruri L.) yang terbukti bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ekstrak meniran telah masuk kelompok obat bersertifikat FITOFARMAKA dari BPOM bermerek Stimuno yang diproduksi oleh PT Dexa Medica.

Dokter meresepkannya sebagai imunomodulator atau dapat memperbaiki sistem kekebalan.

Meniran yang dipakai dalam Stimuno mesti jelas spesiesnya dan ditanam dengan GAP (Good Agriculture Practise). Setelah dipanen, meniran selanjutnya diekstrasi dengan cara yang tepat supaya khasiat imunomodulasinya dapat didapatkan. Proses standardisasi bobot meniran dan pengolahannya menjadikan produk mempunyai kualitas yang teruji efikasinya melalui sekian banyak uji klinis yang dilakukan.

Dari tidak sedikit kandungan kimia dalam meniran, yang dimanfaatkan yakni flavonoid-nya. Sejumlah tumbuhan lain pun berisi flavonoid, bedanya yakni dalam meniran flavonoidnya lebih baik dalam menambah sistem kekebalan tubuh. Dari sekian banyak hasil penelitian diduga bahwa ekstrak meniran dapat dipakai sebagai terapi ajuvan pada penyakit infeksi akut dan kronis seperti TBC, hepatitis, ISPA, herpes zoster dsb. Tidak laksana Echinacea yang hanya ditunjukkan untuk pemakaian dalam masa-masa minimum 2 bulan, pemakaian meniran telah diuji sekitar waktu 6 bulan dengan tidak menunjukkan penurunan respon imun dan efek samping.

Yang perlu di waspadai jangan asal minum penguat Imun yang sekedar Booster saja. Hanya Stimuno yang berfungsi sebagai Immunomodulator sementara kalau Imun booster akan terus mendorong Imun, walau sudah melewati level optimal.
Imun booster biasanya dari bahan Echinacea tentu berbeda dengan Stimuno dari Meniran, asli Indonesia.

Immunomodulator, memperkuat system Imun ketika kurang. Namun tidak akan ditambah lagi ketika sudah mencapai level optimal.
Immunomodulator menjaga sistem Imun di level optimal dan tentunya tidak menyebabkan oto-imun.

Tidak semua Imun booster boleh dipakai untuk jangka waktu panjang. Stimuno teruji klinis untuk pemakaian sampai dengan 6 bulan.
Dalam menghadapi Corona, tidak bisa minum penguat Imun jangka pendek. Harus rutin diminum dalam jangka panjang.
Sedangkan Echinacea hanya boleh dipakai dalam jangka pendek 6-8 minggu saja. Bandingkan dengan Stimuno yang memiliki uji klinis untuk 6 bulan jadi jelas kalau bisa dipakai jangka panjang = Aman.

Dari banyak pilihan penguat imun, hanya Stimuno satu-satunya yang teruji klinis di Indonesia (= Fitofarmaka).
Dari 8,000 obat herbal yang beredar, hanya kurang dari 10 produk bersertifikat Fitofarmaka.

Fitofarmaka berarti obat tersebut sudah teruji klinis pada manusia.
Uji klinis pada manusia menunjukan keamanan obat.
Dari sekian banyak penguat Imun yang berbahan herbal, seperti Echinacea, tidak ada yang teruji klinis di Indonesia. SAtu-satunya penguat imun yang teruji klinis adalah Stimuno.
Produk import (seperti Echinacea) belum tentu bagus. Pilih produk asli Indonesia yang sudah memiliki uji klinis.

Buat anak jangan coba-coba, pakai penguat imun yang sudah pasti AMAN dan teruji klinis.
Stimuno sudah dikenal lebih dari 20 tahun untuk konsumsi anak-anak.
Karena biasa dikonsumsi anak-anak, pilih yang terbukti aman.
Pilih yang sudah terbukti aman dipercaya Ibu Indonesia selama bertahun-tahun.