Siap-Siap! Album Kompilasi Grunge Eastorsick Sound Bakal Memekakan Telinga Anda

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DEJABAR.ID, BANDUNG – Salah satu komunitas Grunge terbesar di Indonesia, Eastorsick segera merilis album kompilasi bertajuk Eastorsick Sound dalam waktu dekat ini. Penggagas Eastorsick, Achill mengatakan saat ini proses rekaman sedang berjalan yang dilakukan di markas besar Eastorsick di Jalan Cibiru No. 633 Kota Bandung.

“Tujuan kami mengeluarkan album kompilasi ini agar Eastorsick kembali hidup dan tentunya memunculkan karya-karya anak-anak,” papar Achill.

Dia mengatakan beberapa band Grunge yang terlibat dalam album Eatorsick Sound antara lain The All Innocent, Sangu Bashi, Melankolis, Spirit Alcatraz, Anavrin, Space Cadet, Vagrant Savage dan memungkinkan untuk membuka kesempatn bagi band lain yang ingin terlibat dalam album kompilasi ini. Dengan catatan band dari Bandung dan Cimahi.

Semua band yang terlibat dalam album kompilasi ini diwajibkan membawakan lagu-lagu berbahasa Indonesia, dengan karakter sound lebih kasar seperti halnya grunge dan metal. Rencananya hasil kompilasi tersebut akan didistribusikan juga dalam iTunes dan platform lainnya.

Nantinya perolehan keuntungannya bisa diambil oleh masing-masing band dan juga akan digunakan kegiatan buka bersama setiap tahunnya dalam ajang Eastorsick Buka Bersama Akustik (EBBA) dan juga ajang amal dari komunitas Eastorsick untuk panti asuhan.

Achill menuturkan proses rekaman semua band dipusatkan di Studio Eastorsick untuk memperoleh hasil sound yang merata. “Karena kalau rekaman sendiri-sendiri di studio yang berbeda-beda khawatir kualitas sound-nya tidak merata. Untuk semua band juga diharapkan bawa peralatan sendiri agar bisa memaksimalkan alat-alat yang mereka miliki,” paparnya.

“Intinya dalam album kompilasi ini kami ingin memperlihatkan bahwa band-band Grunge yang gak punya skill pun mampu membuat album dan punya pengalaman rekaman. Kami juga ingin mengubah stigma masyarakat bahwa mereka yang urakan secara penampilan tetapi bisa profesional secara pekerjaan di musik dan tentunya kami ingin tunjukan bahwa Eastorsick adalah bukan komunitas Grunge biasa,” pungkasnya. (Red)

Related posts

Leave a Comment