Tingkatkan Animo Wisatawan, Warga Kampung Panyingkiran Hiasi Dinding Jalan Dengan Mural


DEJABAR.ID, TASIKMALAYA-Warga kampung Panyingkiran, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, berhasil memanfaatkan lahan jalan untuk digunakan sebagai media mural yang ditujukan guna pengembangan kawasan wisata di Kota Tasikmalaya.
Hal tersebut seperti yang diungkapkan Afrudin, ketua Manajemen Pinggiran Tasikmalaya Painting Comunity, Senin (04/02/2019). Menurutnya, hal tersebut juga sebagai daya ungkit pengembangan ekonomi pengrajin payung geulis khususnya di Panyingkiran.
“Ya mural sepanjang kurang lebih 50 meter, sebagai daya tarik wisatawan asing juga sebagai penggerak agar tingkatan ekonomi para pengrajin payung gelis bisa lebih terangkat dan produksi payung geulispun bisa berkembang lebih pesat,” ungkapnya kepada dejabar.id.
Sementara, Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang  meresmikan pembukaan melukis mural tersebut mengatakan, Pemkot akan terus berupaya dalam pengembangan kepariwisataan dan mendorong kemandirian kawasan industri kampung wisata sebagai salah satu destinasi pariwisata yang memiliki daya saing.
“Kami berharap acara ini menjadi tonggak awal majunya kawasan industri wisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dari sektor pariwisata,” ujarnya.
Budi melanjutkan, Kota Tasikmalaya memiliki 8 komoditi unggulan yang dapat dijadikan destinasi wisata industri kreatif yakni Bordir, Anyaman Mendong, Anyaman Bambu, Usaha Kayu Olahan, Batik, Payung geulis, Makanan Ringan dan Kelom Geulis.
“Kita harus siap menerima wisatawan dengan program sapta pesona yang aman, bersih, indah, sejuk, nyaman ramah tamah dan penuh kenangan. Itu semua harus dimiliki agar para wisatawan mau datang dan melihat industri payung geulis di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (Ian)