Tukang Tambal Ban di Majalengka Cabuli Bocah Perempuan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

dejabar.id, Majalengka – ES alias Sule (52) warga Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, tega mencabuli bocah dibawah umur.

Tersangka dilaporkan setelah tega merenggut kegadisan Mawar (9) bocah perempuan yang masih duduk dibangku kelas tiga Sekolah Dasar (SD).

Akibat perbuatanya, pria paruh baya yang kesehariannya bekerja membuka bengkel tambal ban tersebut, harus berurusan dengan kepolisian Polres Majalengka untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, didampingi Wakapolres, Kompol Hudayatullah dan Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin menjelaskan, kronologi tersebut bermula terjadi pada Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut kapolres, saat itu, korban yang merupakan warga Kecamatan Kadipaten itu, hendak memompa ban sepeda miliknya yang kempes dibengkel milik tersangka. Selanjutnya, korban dipanggil dan disuruh masuk ke dalam rumahnya.

“Di ruangan tengah itulah, korban disuruh duduk di sebuah kursi dan langsung dicabuli oleh pelaku tersebut,” kata kapolres, dalam konferensi persnya, Rabu (11/9/2019).

Seusai dicabuli, lanjut kapolres, bahwa korban diiming-imingi uang sebesar Rp20 ribu dan uang tersebut sebagai tutup mulut agar korban tidak membicarakan kepada orang lain.

Setelah melakukan perbuatan tersebut, tersangka memompa sepeda korban dan menyuruh korban untuk pulang. Namun, sesampainya di rumah, korban mengeluh sakit dibagian vagina.

Selanjutnya korban pun menceritakan kepada neneknya, atas kejadian pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap dirinya itu.

“Saat ini, pelaku berikut sejumlah barang bukti satu stel pakaian korban dan satu buah sepeda milik korban, sudah kita amankan di Mapolres Majalengka,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tegas kapolres, bahwa pelaku akan dijerat pasal 81 dan 82 UU RI No.17 tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.(jja)

Related posts

Leave a Comment