Press ESC to close

Viral! Surat Penolakan Sandiaga Uno Datang ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Ini Penjelasannya

  • March 1, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON- Beredar surat pernyataan penolakan kunjungan calon wakil  presiden Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren Buntet, dan viral di sosial media. Dalam surat tersebut, dengan jelas tertulis bentuk penolakan kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon pada Jumat (15/3/2019) sore. Terdapat empat poin pernyataan dalam surat tersebut.

Surat tersebut beredar di grup-grup WhatsApp, bahkan masuk di akun Instagram gosip Mak Lambert Turah. Tentunya surat tersebut menuai komentar yang beragam.

Menurut Pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin, sekaligus yang menandatangani surat tersebut, pada awal-awal Prabowo selaku calon presiden datang ke Buntet Pesantren, sudah secara kekeluargaan dan baik-baik untuk belum bisa menerima kedatangannya. Hal yang sama pun terjadi pada kedatangan Sandiaga Uno.

Hal tersebut dikarenakan hubungan Pondok Buntet Pesantren dengan KH Ma’ruf Amin selaku calon wakil presiden nomor urut 01, memiliki hubungan emosional yang sangat kuat. Bukan saja hanya karena Ma’ruf Amin merupakan pengurus NU, melainkan juga secara  kekeluargaan sangat dekat.

“Buntet dengan Ma’ruf Amin memiliki hubungan keluarga yang dekat,” jelasnya saat ditemui awak media di Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jumat (1/3/2019).

Sebelumnya, lanjutnya, sudah dua kali utusan dari Sandiaga Uno datang secara baik-baik untuk meminta izin kunjungan. Namun, secara halus pengurus Pondok Buntet Pesantren menolaknya. Tapi entah mengapa yang ketiga kalinya tetap memaksa untuk datang.

“Ada 54 pondok di Buntet, dan kami sepakat untuk mendukung Paslon no 1,” jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, jika tetap dibiarkan datang, maka ditakutkan akan terjadi kericuhan. Dan hal tersebut bukan saja mencoreng nama baik dunia pendidikan, tapi juga nama Sandiaga Uno sendiri.

Dalam surat tersebut juga, dijelaskan jika pengurus Pondok Buntet Pesantren meminta kepada pihak Polres Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan timnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren, sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ini akan berefek tidak baik, sehingga sebelum kejadian ke sana, kita antisipasi dulu,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *