Kluster Baru Corona di Jabar, Ratusan Orang Positif


544
544 points
Ridwan Kamil Saat memberikan keterangan soal Covid19

JAKARTA – Jawa Barat menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir akibat penyebaran virus corona atau Covid-19 di klaster-klaster baru. Hal itu terjadi setelah sebulan terakhir tren persebaran Covid-19 di Jabar cukup terkendali.

Pada hari ini, Rabu (8/7/2020), kasus positif Covid-19 ditemukan dari 200 siswa di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Hergamanah, Kota Bandung.  Tim Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat memastikan bahwa Secapa AD menjadi klaster baru di Bumi Periangan. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan hal itu terkonfirmasi setelah hasil tes swab terhadap ratusan orang terkonfirmasi Covid-19. 

Bahkan, sambungnya, jumlah tersebut bisa terus bertambah. “Untuk jumlah yang terkena belum fix, perkiraan di atas 200 yang terpapar,” katanya di Gudang Bulog Jabar, Bandung, Rabu (8/7/2020). Saat ini, area Secapa AD telah diisolasi untuk mencegah penyebaran virus. Mereka yang terpapar wabah corona sebagian sudah dirawat di RS Dustira Kota Cimahi dan RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Berli mengatakan penanganan di RS itu sesuai dengan kondisi medis masing-masing pasien. Guna mengantisipasi penyebaran virus, Tim Gugus Tugas melanjutkan pengetesan swab secara masif untuk memotong mata rantai penyebaran virus. “Tindakan itu akan diiringi dengan disinfeksi area dan penelurusan epidemologis dari Dinkes Kota Bandung, Puskesmas dan tim GTPP Jabar,” kata Berli.

Beberapa hari sebelumnya, pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan 21 buruh di pabrik Unilever di kawasan industri Jababeka, Cikarang yang terinfeksi Covid-19 menularkan virus corona kepada 15 anggota keluarganya di rumah. Para buruh Unilever yang terpapar virus corona itu bertugas di bagian engineering produksi teh. Dengan menularkan virus itu kepada 15 anggota keluarganya di rumah, total kasus dari klaster Unilever sekarang sebanyak 36 orang.

“Selama dua hari ini tidak ada penambahan kasus baru,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah ketika dihubungi pada Minggu malam (5/7/2020).

Sebelumnya, pabrik milik emiten konsumer PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) itu telah ditutup. Direktur Corporate Affairs Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso menyatakan kegiatan operasional segera ditangguhkan begitu mendapat kabar tersebut untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi. Sejak awal kami selalu berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan pemerintah dan otoritas terkait,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Bisnis, Kamis (2/7/2020). (sumber: kabarbisnis.com)


Like it? Share with your friends!

544
544 points