Warga Cikatomas Dihebohkan dengan Penggalian Makam Secara Misterius


Dejabar.id, Tasikmalaya – Warga Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, dihebohkan dengan adanya penggalian kuburan secara misterius dan acak sebanyak kurang lebih 25 kuburan.

Adapun tempatnya yakni di Tempat Pemakaman umum (TPU) Blok SDN 1 Cikatomas. Kejadian tersebut diketahui pada hari jumat (8/11/19) sekira pukul 09.00 wib oleh penjaga makam, bernama Momon.

Aparat gabungan TNI POLRI sedang menelusuri kasus ini. Danramil 1218/Ckm Kapten Inf Mamat Sutisna didampingi Serka Asep Marpudin Babinsa Pakemitan Koramil 1218/CKM, mengatakan, Rata – rata makam yang digali merupakan makam – makam yang atasnya sudah di tembok.

“Penggalian dilakukan pada ujung/ atas tepat dibawah batu nisan. Rata – rata kedalaman galian sedalam 45 cm dengan diameter 10 cm (sepanjang tangan),” terangnya.

Ia melanjutkan, makam yang digali pada umumnya tidak merusak terhadap tembok maupun batu nisan, hanya terdapat bekas menggali saja dengan gundukan tanah yang masih berada di atas makam dan atau tidak di rapihkan kembali.

“Pada saat dilakukan pengecekan, tidak di temukan adanya barang – barang yang hilangkan ataupun penggalian yang dalam. Tidak ditemukan adanya mayat yang hilang,” ujarnya.

Atas adanya kejadian tersebut kemudian pihaknya melakukan komunikasi dengan Ketua MUI Kecamatan Cikatomas dan Ketua MWC NU Kecamatan Cikatomas.

Ia meneruskan, baik MUI maupun MWC NU memberikan keterangan bahwa kejadian penggalian makam tersebut biasanya terkait dengan hal keyakinan seseorang yang berkaitan untuk memenuhi sarat – sarat tertentu.

“Karena yang terjadi pada pemakaman tersebut yang diambil oleh terduka pelaku yakni tanah makamnya saja,” tambahnya.

Mengingat kedalaman makam untuk bisa sampai ke dangkal atau mayat dibawahnya sekitar 140 s/d 150 cm, sedangkan ini si terduga pelaku hanya menggali dengan kedalam sekira 45 cm dengan diameter sekira 10 cm. 

Atas adanya hal tersebut, pihaknya mengimbau kepada masayarakat dan tim penggali kubur untuk senantiasa melakukan patroli malam di sekitaran dan di setiap makam. (Ian)