Press ESC to close

11 Ribu Lebih Personel Disiagakan di Bogor Pasca Penetapan Rekapitulasi Pemilu 2019

  • May 21, 2019

DEJABAR.ID, BOGOR-Sebanyak 11 Ribu personel gabungan disiagakan untuk melakukan pengamanan di Kota dan Kabupaten Bogor pasca KPU tetapkan hasil rekapitulasi suara Pileg dan Pilpres 2019. Ribuan personel tersebut disebar di objek vital dan di titik-titik tertentu seperti terminal, stasiun dan gerbang tol.
“Jumlah personil Polri yang dikerahkan sebanyak 3000 personil, belum ditambah dengan kekuatan TNI, Sat Pol PP, diperkirakan 10.000 personil total keselurahan kalau dijumlahkan,” kata Kapolres Bogor, AKBP Andi Muhamad Dicky melalui Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena melalui sambungan telepon, Selasa (21/5/2019).
Ribuan personel tersebut disebar di titik tertentu yang disinyalir menjadi titik pergerakan dan pemberangkatan massa, seperti gerbang tol (GT) Branangsiang, Ciawi, Stasiun Bogor, Stasiun Nambo dan terminal-terminal di Kota dan Kabupaten Bogor. Penjagaan juga dilakukan di perbatasan-perbatasan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
Dicky mengimbau, warga tidak perlu berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi. Karena selain adanya ancaman teroris, imbauan agar tidak ikut aksi 22 Mei juga datang dari ulama.
“Imbauannya warga Bogor tidak berangkat ke Jakarta, selain ada ancaman teroris dan diselaraskan dengan imbauan para ulama agar menghormati bulan puasa, mari kita jaga ukhuwah islamiah, perbanyak berdoa dan ibadah,” tambah AKP Ita.
Sebanyak 1.238 personel gabungan juga disiagakan di Kota Bogor pasca penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU RI. Ribuan personel tersebut disebar ke titik-titik rawan dan objek vital di Kota Bogor.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser menyebut, pengamanan juga dipertebal di lingkungan Istana Bogor.
“Seribu lebih pasukan ini akan disebar di titik tertentu. Termasuk Istana Bogor juga kita pertebal (pengamanannya),” kata Hendri Fiuser, usai apel pengamanan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Selasa (21/5/2019).
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya pergerakan masyarakat dalam skala besar dari Kota Bogor untuk aksi massa ke Gedung KPU RI, Jakarta.(Sol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *